Astronomi dan Kosmologi dalam Ayat-ayat Al Quran




Dalam hal ilmu astronomi dan kosmologi, Al-Qur’an adalah kitab suci yang paling banyak bercerita tentangnya. Tentang alam semesta dan benda-benda langit lainnya. Bahkan juga termasuk proses penciptaan dan penghancuran universe, yang dalam Al-Qur’an diistilahkan dengan kiamat. Tiada kitab suci selain Al Qur’an yang memberikan informasi sedemikian detil. Dan mendorong manusia untuk mempelajarinya.
 
Keajaiban Al-Qur’an ini telah terungkap setelah 14 abad kelahirannya, orang-orang non muslim mengatakan bahwa Al-Quran hanyalah kata-kata mimpi dari Muhammad,(Rapi Amiko Martunus)  marilah kita berfikir secara akal sehat dan secara logika kita, apakah Nabi Muhammad yang hidup 14 abad yang lalu telah memiliki telescope untuk meneliti benda-benda langit? 
 
Di antara ayat-ayat itu adalah:
 
Qs. Al Anbiyaa’ (21): 30 – Big Bang
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
 
Qs. Al Faathir (35): 41 – Gaya Gravitasi
Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
 
Qs. Al Anbiyaa’ (21): 104 – Hancurnya Universe
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
 
Qs. ar Ra’d (13): 2 – Alam Mengembang
Alla-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.
 
Qs. Al Anbiyaa’ (21): 33 – Orbit Benda Langit
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar dalam garis edarnya.
 
Qs. Ar Rahman (55): 5 – Ketelitian Orbital
Matahari dan bulan bereddar menurut perhitungan.
 
Qs. Al Mulk (67): 17 – Meteor Jatuh
atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (dahsyatnya) peringatan-Ku?
 
Qs. Al Buruuj (85): 1 – Galaksi
demi langit yang memiliki gugusan bintang.
 
Qs. Al Hijr (15): 16 – Galaksi-galaksi
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang dan Kami hiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang.

Qs. Yunus (10): 61 – Partikel Atomik
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (partikel atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebuh kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyatat (Lauh Mahfuzh).(Rapi Amiko Martunus)
 
Sahabat, pikirkanlah ayat-ayat di atas. Subhanallah, ayat-ayat itu turun jauh sebelum ditemukannya teori-teori modern tentang ilmu tersebut. Inilahkekuasaan Allah sebagai bukti bahwa Al Qur’an bukan karangan Muhammad. Semoga bermanfaat..Allahu Akbar! (sumber : aba118.wordpress.com/keajaiban-quran.blogspot.com)
Bagikan:

Posting Komentar

Mohon Tulis Komentar nya untuk perbaikan ke depan nya :)